Kultur jaringan merupakan cara membudidayakan sebuah jaringan pada tanaman untuk membuat tanaman yang baru dengan sifat sama seperti induknya.
Setiap sel pada tumbuhan memiliki sifat totipotensi yakni kemampuan yang dimiliki tumbuhan untuk menjadi tanaman yang baik dan sempurna apabila ada di lingkungan yang cocok. Kemampuan tersebut yang dikembangkan menjadi dasar dalam teknik kultur jaringan.
Menurut Zulkarnaen (2009), aplikasi kultur jaringan tanaman memiliki manfaat utama yaitu perbanyakan klon atau perbanyakan masal dari tanaman yang sifat genetiknya identik satu sama lain.
Hemat Biaya dan Waktu
Keuntungan pertama dalam menerapkan kultur jaringan adalah lebih hemat dalam anggaran dan juga waktu yang dibutuhkan untuk menanam. Ini bisa terjadi karena dengan memakai teknik tersebut, sistem kekebalan tanaman juga semakin meningkat sehingga bisa lebih tahan terhadap banyak penyakit tanaman yang disebabkan jamur, virus dan juga bakteri.
Meningkatkan Produktifitas Tanaman
Kelebihan kultur jaringan berikutnya adalah membantu dalam meningkatkan sekaligus mempertahankan produktifitas tanaman yang akan menghasilkan produk pertanian semaksimal mungkin.
Adapun manfaat-manfaat lain dari kultur jaringan dalam beberapa hal khusus yaitu:
- Perbanyakan klon secara tepat
- Kondisi aseptik
- Produksi tanaman sepanjang tahun
- Pelestarian plasma nutfah
- Memperbanyak tanaman yang sulit diperbanyak secara vegetatif konvensional
- Perbanyakan klon secara tepat
Pada prinsipnya, dengan menggunakan tekni kultur jaringan setiap sel dapat diinduksi untuk beregenerasi menjadi individu tanaman lengkap dengan sifat genetik yang identik satu sama lain. Dalam waktu singkat dapat dihasilkan individu tanaman dalam jumlah yang besar.
Kondisi aseptik
Kultur jaringan tanaman mampu menyediakan bahan tanaman yang bebas patogen dalam jumlah yang besar. Melalui kultur meristem, dapat diregenerasikan tanaman yang bebas virus.
Produksi tanaman sepanjang tahun
Teknik kultur jaringan tidak tergantung pada musim sehingga melalui teknik ini, terbuka peluang untuk memperbanyak tanaman di sepanjang tahun.
Pelestarian plasma nutfah
Kebutuhan akan ruang yang kecil dan mudahnya menciptakan kondisi yang sesuai menjadikan kultur jaringan sebagai suatu cara yang praktis untuk menyimpan bahan tanaman dari genotip terpilih bak tanaman pertanian maupun tanaman langka yang terancam punah.
Perbanyakan tanaman yang sulit diperbanyak secara vegetatif konvensional
Melalui teknik kultur jaringan dapat dilakukan manipulasi terhadap lingkungan kultur (perlakuan hormon, cahaya, suhu) atau dengan menggunakan bahan eksplan yang memiliki daya meristematik tinggi. Hal ini terutama dilakukan terhadap jenis tanaman yang sangat sulit diperbanyak secara vegetatif konvensional.
